Rabu, 08 Februari 2017

Rasa Pariwisata Bondowoso di Hotel Foresta Pasir Putih


Ada Kamar yang Namanya Kawu, Solor, dan Megasari

BONDOWOSO memang tak punya pantai, namun nama Kawah Wurung, Baru Solor, Air Terjun Tancak Kembar  dan Puncak Megasari melekat di Hotel foresta Pasir Putih, Situbondo. Inilah bentuk komitmen Perhutani Bondowoso memasarkan potensi wisata Bondowoso.

WAWAN DWI SISWANTO

    JALAN mulai dari Panarukan hingga Anyer selalu jadi pantauan arus mudik lebaran beberapa pekan kemarin. Warga Bali hendak menuju kampung halamannya di Jawa begitu sebaliknya bakal mencari tempat istirahat sementara untuk melanjutkan perjalanan.

    Lokasi yang tepat adalah Pantai Pasir Putih, Situbondo. Hamparan pasir nan putih ditambah indahnya matahari tenggelam di laut membuat hotel-hotel di Pasir Putih pun laris manis., ada penginapan yang menyita perhatian. Selain karena lokasinya strategis atau tempatnya indah juga beberapa kamar hotel yang ditunjukkan  respsionis, bernama destinasi wisata Bondowoso. Ada Kawu, Batu Solor, Bukit Megasari, dan Air terjun Tancak Kembar.

    Hotel Foresta yang dikelola KPH Perhutani ini pun juga meajang panorama keindahan destinasi wisata Bondowoso, justru bukan keindahan Pasir Putih Situbondo. Administatur Perhutani KPH Bondowoso Adi Winarno, menjelaskan sebelumnya nama kamar  di foresta adalah nama-nama ikan, diantaranya dorang, kerapu, dan lainnya. "Nama-nama kamar nama jenis ikan tidak ada manfaatmnya, jadi lebih baik nama yang lebih bermanfaat saja," katanya.

Penginapan di Kawu Diberi Nama Pasir Putih

    Sehingga kamar tingkat dua tersebut diubah jadi Batu Solor, sementara untuk kamar besar di beri nama Tancak Kembar. Deretan kamar kelas melati di beri nama Megasari dan kamar di belakang resepsionis yang bersebelahan dengan aula di beri nama Kawu. "Kalau kamar bertingkat iku kan seperti Solor, batu yang bersusun," jelas Adi.
   
    Pria asala Situbondo ini mengatakan memakai nama kamar hotel yang terus melekat tersebut adalah bentuk kepedulian Perhutani mempromosikan ptensi wisata Bondowoso yang berada di lahan Perhutani. "Solor , Kawu, Megasari dan Tancak Kembar semua itu di lahan Perhutani," katanya.

    Jika kamu hotelnya tak terpah mengunjungi lokasi wisata di Bondowoso, pasti timbul pertanyaan dan penasaran. Apa itu Kawu, Solor, Tancak Kembar, dan Megasari. Dari sana mereka yang tidak tahu setidaknya akan mencari tahu, ternyata itu lokasi wisata sehingga mereka ada rasa keinginan menuju tempat tersebut. "Kalau nama dorang, kerapu orang semua tahu itu nama ikan laut," imbuhnya.

    Jika tempat wisata di Bondowoso , Perhutani memiliki Pondok peristirahatan, juga menanamkan potensi wisata Situbondo. "Kalau Kawu ada tempat menginap ya pakai nama Pasir Putih, sehingga juga Promosi Pasir Putih," katanya.

    Langkah itu dilakukan, kata Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, karena Perhutani KPH Bondowoso wilayahnya meliputi Situbondo dan Bondowoso. Sehingga bagaimana dua Kabupaten ini saling mendukung satu sama lain potensi wisatanya. "Bondowoso tidak punya pantai mainnya ya di Pasir Putih. Sementara orang Situbondo tak punya daerah pegunungan yang sejuk. Jadi wisata gunungnya ya ke Bondowoso," pungkasnya. (wah)



Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen 18 Juli 2016
Ditulis kembali oleh : nbl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar