Rabu, 22 Februari 2017

Telaten Jadi Guru Ngaji


PENGALAMAN menjadi santri akna sisa-sia jika tidak diamalkan. Meskipun satu ayat, ingin rasanya selalu diamalkan. Hal itulah yang menginspirasi Muhammad Bahrudin. Dia begitu telaten menjadi guru ngaji bagi anak-anak di lingkungannya.

Selasa, 21 Februari 2017

Rasakan Berkah Keikhlasan


MENJADI seoarang guru bisa dibilang berat. Tak hanya butuh kepintaran untuk kecerdasan saja. Kedewasaan berpikir dan manajemen juga penting. Itupun belum lengkap tanpa diiringi keikhlasan. Karena buah dari keikhlasan itulah yang tidak banyak dinikmati semua orang.

Selasa, 14 Februari 2017

Keranjingan Metal



    MUSIK metal identik dengan anak-anak muda. Takk peduli laki perempuan. Sama gandrungnya. Tak terkecuali Riska Alfiana, perempuan yang memiliki darah tionghoa ini menjadi salah satu pecinta musik nberaliran cadas tersebut.

Ingin Jadi Guru Madrasah


Menjadi seorang guru sudah menjadi cita-cita Siti Shofyah, perempuan yang kini sedang menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi di Jember ini. Dia sedang berusaha mewujudkan cita-citanya dengan mengambil studi jurusan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah.

Senin, 13 Februari 2017

Gelorakan Pelestarian Lingkungan Hidup ala SMPN 7

Kirab Keliling Kota,Libatkan Siswa dan Guru

LINGKUNGAN merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan.Karena itulah,penjagaan lingkungan menjadi nomor satu.Hal itu ingin di tunjukkan para siswa dan guru SMPN 7 Bondowoso yang melakukan kirab lingkungan.

SHOLIKHUL Huda


ROMBONGAN kirab panjang mewarnai jalan dari SMPN 7 Bondowoso hingga Alun-alun RBA Ki Ronggo,kemarin.Kirab itu menampilkan pertunjukan berbagai busana  menarik.Diantaranya adalah busana yang terbuat dari bahan bekas.
Menariknya,yang dandan tidak hanya siswa saja,melainkan dewan guru.Para guru berdandan ala sakera dengan membentuk barisan sendiri.Kirab itu dilakukan mulai sekolah,mengitari alun-alun hingga kembali lagi ke sekolah yang ada di Kota Kulon.
Memang baru-baru ini,sekolah yang dipimpin Dwi Windu Kristiyanto itu,baru saja mendapat penghargaan sebagai sekolah Adiwiyati Mandiri 2016.Penghargaan ini merupakan program dari Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berkerja sama dengan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Piagam yang ditandatangani Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan(saat sebelum reshuffle)dan Mentri lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya itu ikut diarak bersama seluruh peserta kirab."Memang ini bagian dari pada rasa syukur kami atas penghargaan ini,"tutur Dwi Windu Kristiyanto,Kepala SMPN 7 Bondowoso.Ada banyak ragam kostum yang dipakai oleh peserta kirab.Yang menarik adalah adanya pembuatan pakaian khas yang berasal dari bahan bekas.Kreativitas itulah yang menjadfi bagian dari kampanye pelestarian lingkungan hidup dan juga masuk dalam penilaian anugrah Adwiyanti 2016."Pemanfaatan limbah,limbah yang dianggap masyarakat sebagai sampah bisa menjadi sesuatu yang memiliki daya tarik bagus,"tuturnya.
Selain itu,pelestarian lingkungan juga bisa dilaksanakan dengan edukasi anak atau siswa tentang
 bahaya meroko.Anak usia sekolah harus mengetahui sejak dini tentang bahaya merokok.Harapannya mereka nantinya tidak merokok dan juga bisa menjadi pengingat bagi masyarakat.
Seperti di SMPN 7 , siswa akan menegur orang yang terlihat merokok di area sekolah.Dimanapun itu,sebab lingkungan sekolah sehat itu harus dibangun."Cukup murid yang menyilahkan supaya rokok di luar pagar sekolah ketika ada orang yang meroko,"Jelas Windu.
Windu menambahkan,adanya raihan anugrah Adiwiyata Mandiri 2016 itulah yang menginisiasi kirab pelestarian lingkungan.

Siklus Band, Grup Musik dari para Pegawai Bank

Support Acara Plus Memeriahkan Lewat Musik


GRUP band bernama Siklus Band merupakan salah satu grup band yang personilnya para pegawai bank. Walau personilnya dari orang-orang yang setiap harinya bergelut dibidang perbankan, jangan dikira grup band ini adem ayem. Sentakan justru luar biasa.

    DENTUMAN musik mulai terdengar di Kecamatan Sempol. Siapapun yang mendengar suara tersebut akan tergiring untuk menuju Lapangan Hasanudin, pada pembukaan FKN akhir pekan lalu. anak sekolah yang mengenakan seragam pramuka serta para pemuda dengan busana serta hitam pun, berjingkrak-jingkrak saat lantunan lagu yang di populerkan grup band Kotak di nyanyikan grup band ini.
    Personil band yang mengenakan kaos oblong hitam dengan tulisan Bondowoso Republik Kopi tersebut nyatanya bukan sesama anak band mahasiswa atau anak SMA. Melainkan pegawai Bank Jatim Bondowoso. "Soalnya yang main band adalah anak-anak Bank Jatim juga. Namanya Siklus Band," ucap Devita salah seorang personil yang setiap harinya menjadi karyawan bank.
    Sementara Damba Sayyidina Alama vokalis Siklus Band kepada Jawa Pos Radar Ijen mengatakan, tampil diatas panggung tersebut bukan pengalaman baru baginya. "Sebelumnya memang anak band sih, mulai SMA hingga mahasiswa. Tapi sebagai pegawai bank baru pertama kali ini," ucapnya. Sehingga, membuat dia merasa ada rasa nostalgia sendiri.
    Damba menuturkan, sebelum menjadi satu kesatuan grup band, dia sering tampil akustikan di acara-acara intern Bank Jatim Bondodwoso. Bahkan, dia pun kaget ketika banyak rekan kerjanya yang dulu sama - sama bergelut di dunia musik.

Sabtu, 11 Februari 2017

Teliti Pestisida alami,Dua Guru SMKN PP Sabet Juara II Nasional

Teliti minyak Atsiri Kulit Durian sebagai Pengusir Hama

PENELITIAN adalah salah satu kreasi.apalagi bagi tenaga pendidik.Sebab ketika seorang melakukan penelitian,otomotis dia meng-upgrade diri.seperti halnya dilakukan jamilah,guru

Pertanian dan Lina Purwati Guru Kimia.Kedua guru ini menggabungkan ilmunya dan menyabet juara II nasional.

Shilikhul Huda

PENGUMUMAN tim penilai di Bogor 20 Juli 2016 lalu membuat bahagia dua guru dari Bondowoso.Yakni Jamilah,seorang guru pertanian dan Lina Purwati,guru Kimia.Dalam pengumuman

itu,tim penilaian menjadikan karya ilmiah dari hasil penelitian dua guru ini menjadi juara II nasional.Karya ilmiah itu berjudul'Pengaruh Minyak Atsiri Kulit Durian(Durio

zibethinus Murr)terhadap hama Aphis dan Thrips tanaman cabai serta implementasi pembelajaran kimia dengan pertanian.'Saat ditemui di SMK PP Negeri 1 Tegal Ampel,Lina Purwati

rupanya sedang cuti hamil.Hanya ada Jamilah,guru pertanian.Dia menuturkan,penelitian itu dilakukannya selama tiga bulan.Semenjak menjadi guru pertanian pada 2009 lalu,alumnus

Faperta Unej ini memang banyak melakukan penelitian."Biasanya saya hanya membantu murid untuk mengikuti lomba penelitian,namun tahun ini saya membuat penelitian dan saya sendiri

pesertanya,"kata guru yang tinggal di Dadapan,Grujugan ini.
Dia berpikir,penelitian tentang minyak atsiri dari kulit durian itu berasal dari banyaknya daerah penghasil durian di Bondowoso.Dia melihat daerah seperti

Tlogosari,Sukosari,Pujer dan beberapa daerah lainnya merupakan penghasil durian.Selama ini,kulit durian banyak dibuang.Melihat hal itu,kulit durian banyak dibuang.Melihat hal

itu,lantas terbesit cara bagaimana untuk memanfaatkan kulit durian tersebut.

Ketika Perwakilan Raja-raja Nusantara Mencicipi Kopi di Bondowoso

Bupati Digelari Raden Mas Haryo Rekso Negoro

FESTIVAL Kopi hanya dihadiri para pegiat kopi saja. Para perwakilan raja-raja se Nusantara, yakni Asosiasi Keraton dan Kerajaan Indonesia (AKKI) juga datang.

WAWAN DWI SISWANTO

PRIA dengan busana serba hitam mulai keluar dari mobil setelah tiba di Homestay Perkebunan Kalisat Jampit.

Jumat, 10 Februari 2017

Abdul Aziz, Aktifis Kentrung yang juara Stand Up Comedy Jatim



Suporter Minim Namun Unggul Dalam Materi

HUMOR membuat Avdul Aziz mengarahkan hidupnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan talentanya. Mulai dari mendalami seni kentrung hingga ikut dalam lombA stand up comedy. Tahun ini, dia kembali mendapat penghargaan dalam lomba stand up comedy kependudukan Jatim 2016.

SHOLIKHUL HUDA

RABU kemarin menjadi menjadi momen bahagia bagi Abdu Aziz. VSebab dia undang secara khusus oleh BKKBN Jatim untuk menerima tropi di Alun-alu Lamongan. Hal itu Karena dia terpilih menjadi pemenang dalam lomba Stand Up Comedy Kependudukan Jatim 2016. Dia terpilih menjadi juara III tingkat Jawa Timur.

Kepergian Mendadak Misnadi, Sosok Sederhana dan Pekerja Keras

Malam Masih Rapat, Ingin Antarkan Anak Kuliah ke Malang

 

KABAR mengejutkan datang dari kediaman asisten II Pemkab Bondowoso Misnadi, pagi kemarin. Sosok santun, sederhana, dan pekerja keras itu berpulang ke rahmatullah. Dokter menduga, Misnadi meninggal karena seragam jantung.(EKO S - WAWAN DWI)

"DUGAAN SAYA, Pak Misnadi terkena serangan jantung gejalanya sesak nafas," kata dr Wahono puskesmas Nangkaan yang mendatangi rumah Misnadi, kemarin.

Kamis, 09 Februari 2017

Dedikasi Baidhowi Terhadap Sepak Bola Bondowoso

Geliatkan Sepak Bola Agar Generasi Nuda Bebas Narkoba

 

SEPAK bola bisa mengguncang dunia, inilah ungkapan yang tepat bagaimana olahraga yang satu ini selalu jadi perhatian seluruh orang. Tak salah jika Baidhowi Mendedikasikan hidupnya untuk sepak bola. Menarikinya, tujuannya untuk memutus mata rantai narkoba di generasi muda.(DWI SISWANTO)

MENCARI kediaman Baidhowi di Blindungan sekitar Pasaar Induk, cukup mudah. Tinggal menanyakan warga sekitar nama Baidhowi sepak bola banyak yang tahu. "Rumah bai ada di gang musala, masuk dikit nanti ada rumah warna kuning," kata salah seorang warga kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Tiga Siswa Bondowoso Raih Beasiswa Sampoerna Foundation


Berkat Kerja Keras dan Dedikasi di Sekolah


TAHUN ini, tiga siswa dari Bondowoso meraih beasiswa SMA Sampoerna. Mereka terpilih dalam Sampoerna. Mereka terpilih dalam Sampoerna Academy berkat kegigihan melalui berbagai tes, ketiga siswa ini adalah M Bayu Nur Akbar, Widyatna Maharani Putri, dan Tasya Azzahra. kebetulan mereka dari sekolah yang sama, SMPN 1 Bondowoso.

SAAT sekolah kembali aktif lagi awal pekan kemarin, ketiga siswa ini terlihat mendetengi SMPN 1 Bondowoso. Mereka mengurus berkas disekolah yang salama tiga tahun ini menjadi ladang belajar. Dua orang siwa ditemani ibunya tercintanya, seoarang lagi datang seoarang dari.

Raut wajah ceria menghiasi tiga siswa itu. Begitu tiba di sekolah, Mereka langsung mendapat sanbutan hangat kepala SMPN 1 Bondowoso Ahmad Mahin. Hal itu karena ketiga siswa yang baru lulus SMP ini berhasil meraih beasisiwa Sampoerna Academy. Mereka akann menempa ilmu tingkat SMA di kampus Bogor. "Kami angkatan ke enam, menyusuk kakak-kakak kami yang juga diterima disana," Jelas Widyanti Maharani Putri, Putri pasangan martin zukarnain dabn lilis hariyanti.

Semberi menikmati hidangan diruang kepala sekolah.; Widyanti bercerita jerih payahnya meraih beasiswa tersebut sebab dari seluruh Indonesia banyak siswa yang baru lulus SMP mendaftarkan diri untuk mengikuti beasiswa tersebu, Tercatat dari Bondowoso ada 14 Orang. "Tak hanya dari SMP saya saja (SMPN) dari sekolah lain juga ada," titir penggemar matematika tersebut.

Rabu, 08 Februari 2017

Mengenal Lebih Dekat Tim Pemburu Pokemon



Mulai Guru, Pelajar hingga Anggota Dewan

DIKOTA berjuluk The Highland Paradise, para penghobi game pokemon GO semakin menjamur. Mereka ada yang berasal dari guru, pelajar, bahkan anggota DPR. Menariknya para pembueu ini rela berjalan demi menetaskan telor pokemon.

Rasa Pariwisata Bondowoso di Hotel Foresta Pasir Putih


Ada Kamar yang Namanya Kawu, Solor, dan Megasari

BONDOWOSO memang tak punya pantai, namun nama Kawah Wurung, Baru Solor, Air Terjun Tancak Kembar  dan Puncak Megasari melekat di Hotel foresta Pasir Putih, Situbondo. Inilah bentuk komitmen Perhutani Bondowoso memasarkan potensi wisata Bondowoso.

WAWAN DWI SISWANTO

    JALAN mulai dari Panarukan hingga Anyer selalu jadi pantauan arus mudik lebaran beberapa pekan kemarin. Warga Bali hendak menuju kampung halamannya di Jawa begitu sebaliknya bakal mencari tempat istirahat sementara untuk melanjutkan perjalanan.

    Lokasi yang tepat adalah Pantai Pasir Putih, Situbondo. Hamparan pasir nan putih ditambah indahnya matahari tenggelam di laut membuat hotel-hotel di Pasir Putih pun laris manis., ada penginapan yang menyita perhatian. Selain karena lokasinya strategis atau tempatnya indah juga beberapa kamar hotel yang ditunjukkan  respsionis, bernama destinasi wisata Bondowoso. Ada Kawu, Batu Solor, Bukit Megasari, dan Air terjun Tancak Kembar.

    Hotel Foresta yang dikelola KPH Perhutani ini pun juga meajang panorama keindahan destinasi wisata Bondowoso, justru bukan keindahan Pasir Putih Situbondo. Administatur Perhutani KPH Bondowoso Adi Winarno, menjelaskan sebelumnya nama kamar  di foresta adalah nama-nama ikan, diantaranya dorang, kerapu, dan lainnya. "Nama-nama kamar nama jenis ikan tidak ada manfaatmnya, jadi lebih baik nama yang lebih bermanfaat saja," katanya.

Selasa, 07 Februari 2017

Action Para Duta Tari Bondowoso

Konsisten Kembangkan Seni Khas Bondowoso

Kesenian adalah salah satu ciri khas suatu daerah. Begitu juga di Bondowoso. Kota yang baru saja terkenal dengan sebutan Republik Kopi ini juga memiliki budaya tari khas sendiri. Salah satu yang konsen mengembangkan tari asli Bondowoso adalah para eks duta tari Bondowoso.SHOLIKHUL HUDA


Sore itu, rombongan  penari dengan pakaian merah di dominasi oranye menampilkan sebuah tari. Mereka membawakan Tari Topeng Kona Blimbing. Dengan piawai, para penari yang berjumlah tujuh orang itu membawakan tarian. Gerakan mereka begitu luwes.
Beriringan dengan mereka, ada satu grup lagi yang pakaiannya agak mirip, namun ada balutan hitam dan diatas kepalanya memakai odeng. Untuk grup yang pertama, tutup kepalanya memakai aksesoris seperti mahkota.
Grup kedua yang jumlahnya sama-sama tujuh orang penari ini membawakan tari bertajuk tari singo (kolaborasi). Penampilan mereka juga tak kalah dengan grup yang pertama. Gerakannya begitu luwes.

Dedikasi Ade Suhendar Keliling Daerah Mengembangkan Bio Gas

Bio Gas Itu Murah dan Mudah,Bisa Kurang Rp 2 Juta

TEKNOLOGI bio gas sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia.Di Bondowoso pun juga banyak titik-titik pengembangan biogas.Di antara pembangunan bio gas tersebut ada Ade Suhendar yang membangun dan mentrasformasikan ilmunya,jauh-jauh dari Bandung untuk Bondowoso.

WAWAN DWI SISWANTO 

SENYUM dan sapa sudah terlihat di Wajah Ade Suhendar saat kunjungan Dinas pengairan Bondowoso di pilot project pembangunan bio gas Gerakan Masyarakat peduli Daerah aliran sungai dan irigasi(Gema Plidasi)di Maesan Beberapa waktu lalu.saat ada pertanyaan bagaimana mekanisme dari kotoran ternak menjadi bio gas,dia lah yang menjelaskan semua itu.hingga dia menunjukkan meteran sederhana ukuran gas dari kotoran ternak itu yang bisa menghasilkan api untuk kompor rumah tangga.Tak sedikit orang bertanya ade itu siapa dan dari mana.Nyatanya pria berbadan kurus dari mana.Nyatanya pria berbadan kurus dan memiliki jenggot tipis itu bukan orang Bondowoso melainkan Bandung."Saya dari Bandung,tapi lahirnya dan besar di Sumedang,Jawa barat,"ucapnya.Ade yang datang ke Maesan untuk membangun biogas plus menelorkan ilmunya ke masyarakat setempat,bukan pertama kali.Ya sebelumnya yakni 2012,dia bersama tim biogas dari Bandung yang berjumlah enam orang pernah dimintai oleh Pemda Bondowoso untuk membangun sejumlah titik bio gas yang tersebar di beberapa kecamatan.Selanjutnya,pada 2015 dia beserta satu tim juga menyelesaikan program biogas di Balai Lingkungan Hidup(BLH)Bondowoso.

Senin, 06 Februari 2017

Menikmati Indahnya Hari di Desa Wisata Lombok Kulon


Awalnya Dua Home Stay, Kini Tumbuh menjadi 25

    DESA Lombok Kulon yang awalnya menjadi desa terpencil, kini dikenal oleh masyarakatnya untuk melakukan perubahan. Saat ini, geliat semakin terlihat. Yang awalnya hanya ada dua homestay, berkembang menjadi 25 homestay.

SHOLIKUL HUDA

    ASRI, sejuk dan indah. Itulah awal kali yang terbesit dalam benak ketika menginjakkan kaki di kawasan Desa Wisata Lombok Kulon, Wonosari. Hiasan homestay dari bambu, tanaman padi organik, kolam ikan lele, gazebo, dan balai bengong menjadi pelengkap desa wisata ini.

    Tempat itulah yang selama ini dikenal dengan Desa Wisata Organik Lombok Kulon. Di Bondowoso, nama desa wisata ini sangat familier. Berjarak seitar 15 kilometer dari pusat kota, desa ini menawarkan kesejukan yang sangat indah.

    Baidowi, inisiator Desa Wisata Organik menuturkan, sejak digagas pada 2012 lalu desa wisata ini sudak banyak dikunjungimasyarakat. Bahkan seringkali digunakan ditempat outbond atau rapat oleh sekolah atau instansi. Untuk persiapan itu, pihaknya telah menyiapkan aula kecil dengan seperangkat pengerass suara dan proyektor. "Kami menyediakan berbagai fasilitas," tuturnya.

    Pria yang terkenal dengan 'Raja Brekong' (Brekong=ikan lele) ini menceritakan, gagasan itu berawal dari hobinya membudayakan ikan lele pada tahun 2007 lalu. Ternyata tidak hanya dirinya saja yang suka mengembangkan ikan lele, banyak masyarakat yang mengembangkan ikan lele, banyak masyarakat yang mengembangkannya didesa tersebut.

semangat Yusriadi Menyebarkan Ilmu Penyajian Kopi

Pulang ke Bondowoso Karena Petani Kopi Itu Keren

 

YUSRIADI mungkin satu diantara para petani kopi rakyat Bondowoso yang melambungkan cita rasa Java Ijen Raung menjadi kopi yang diminati berbagai coffe shop hingga keluar negeri. Kini dia tak hanya berkonsentrasi di kebun kopinya, tapi juga ingin balas budi dengan membagi ilmu penyajian kopi agar terasa nikmat.(WAWAN BWI SISWANTO)

Sabtu, 04 Februari 2017

Ketika Gaung Republik Kopi Kian Menggema

 Seniman Buat Bungkus Ciamik, Agar Lebih Menarik

DEKLARASI Bondowoso Republik Kopi, membuat peluang usaha baru. Yakni bisnis kopi. Mulai dari bisnis penjualan kopi, sampai bagaimana cara membuat kemasan kopi. Salah satu egiat yang getol mengembangkan kopi Bondowoso adalah Fans Soejakto. Dia tidak hanya menyediakan kopi di warungnya, tetapi juga memebuat bungkus unui. (SHOLIKHUL HUDA)

Singo Ulung yang Semakin Akrab dengan Dunia Anak-Anak

Beli Seratus Ribu, Bisa untuk Bermain Bersama


NAMANYA anak-anak tak lepas dengan bermain dan bermain.Begitu pula dengan tiga anak asal Tamanan ini,mereka bermain plus melestarikan kesenian singo ulung yang jadi dolanan mengasikkan baginya.

Jumat, 03 Februari 2017

SMKN Grujugan Dibobol



Grujugan
- tingginya tingkat kerwanan menjelang lebaran perlu menjadi perhatian bersama. Kemarin malam, para pelaku membobol SMKN Grujugan. Sebelumnya pada pertengahan maret lalu pencuru juga menggarong isi rankas di SMKN 4 dan membawa kabur uang 80 juta. di SMKN Grujugan, pencuri membawa menggondol 5 LCD proyektor dan receiver cctv.

Pelaku yang beraksi di SMKN Grujgan memanfaatkan waktunya berbuka puasa. "Wake tahu pintu ruang guru ini jebol setelah salat tarawi," jelas bambang Sucipto kepala SMKN Grujugan kemarin. Waktu yang cukup singkat kata bambang berarti pencuri yang diduaga lebih dari satu orang sudah memperhitungkan waktu. " Padahal tidk dua jam pencuri beraksi," katanya.

Dengan waktu yang singkat tersebut, aksi pencuri itu merusak pintu ruangan guru, dan tralis pintu.

Adanya pencuri yang msuk keruang guru tersebut kata bambang terlihat dari lantai ruang guru yang kotor dengan tanah dan ada jejak kaki. "Laci seluruh meja disitu itiu keluar semua acak-acakan.

Perjuangan Rida Syamsiah Menjadi Guru Berprestasi Jawa Timur


Terobosan Pembelajaranm, Unggul dalam Banyak Kriteria

PENGHARGAAN guru berprestasi merupakan predikat yang diberikan kementrian pendidikan untuk para guru yang terbaik. Guru yang mendapat predikat itu, tentu bukanlah seorang guru biasa. Dan tahun ini, Rida Syamsiah, putri asli Bondowoso berhasil menjadi juara tingkat provinsi.

Kamis, 02 Februari 2017

Kurma, Kumpulan Anak Muda Yang Berbagai Untuk Semua

Berawal Dari Kumpul-Kumpul Mahasiswa yang Kuliah di Luar Kota

Kurma, namanya begitu familiar saat berbuka puasa tiba. Namun bagi pemuda Bondowoso, kurma bukan sekedar buah, tapi singkatan Syukur Ramadhan untuk Sesama. Yakni kumpulan anak muda Boondowoso yang kuliah diluar kota untuk berbagai kepada sesama.

Arif, Presma Akom yang Berkesempatan Lihat Pertanian di Thailand



Salut Semangat Petani, Inonasi Perlu Komitmen Kuat


MUHAMMAD Arif Wijaksono, Presiden Mahaiswa(Presma) Akademi Komunitas (Akom) Negeri Bondowoso belum lama ini berkesempatan mengunjungi Thailand. Banyak Inspirasi yang dibawa dari negeri Gajah Putih ini, Utamanya ssemangt membangun perhatian.

Awal pekan lalu, Muhammad Arif Wijaksomno terlihat bergegas mengendarai sepeda motornya. Dia tas panngung yang lebih dibawa, terlihat sebuah pigura. Karenka lebih panjangdari tas yang dia pakai pigura itu sampai terliha diluardari luar. Rupanya, pigura itu merupakan oleh-oleh dari Thailand. Pigura itu yang berisi lukisan beberapa teman indah di tahiland. Dia membawa dari rumahnya di Wonosari, untuk dibawa kesalh salah seorang dosennya di jalan Santwi Bondowoso.

Pagi itu memng baru baru pertama kali nya dia ke Bondowoso. Sebab dia baru datang sore hari sebelumnya. Total, keberadaannya di Thailand sembilan hari. Disana singgah di bebrapa perguruan tinggi. Seperti petch buri Collage, Prachupkhirikin Collage, Ratchburi, Samutsongkream, Samutsakim dan bebrapa tempat lainya. "Melihat tanahnya, sebenarnya masih sangat subur Bondowoso," jelas mahasiswa semester 2 Akom itu.

Dia menggambarkan, tanah ditempat yang dikunjungi memiliki tekstur yang tidak smaa dengan bondowoso. Bahkan menurutnya  tanah kalu ditanami tidak akan tumbuh subur.

Rabu, 01 Februari 2017

Mewujudkan Mimpi Jalan Mulus Warga Dusun Umbutan, Desa Lanas, Botolinggo



Urunan Jumat dan Minggu wajib Turun Jalan
MEMILIKI jalan yang mulus meski tak lebar menjadi impian masyarakat Umbutan Desa Lanas. Mereka pun urunan hingga akhirnya terkumpul dana yang cukup untuk membeli semen. Batu dan pasirnya mereka mencarinya dari sungai sekitar.

Naila Rosyada, Siswi TK Ya Bunaya Juara Nasional Mewarnai

Sisihkan 1.300 Peserta, Bisa Jalan-jalan ke Jerman

  TAK terlintas dalam benak Naila Rosyada tentang prestasi nasional. Namun itulah yang terjadi. Kepiawaiannya dalam mewarnai, mampu mengalahkan 1.300 peserta dan menjadi terbaik di wilayah Jawa dan DKI Jakarta.(SHULIKHUL HUDA).