Sisihkan 1.300 Peserta, Bisa Jalan-jalan ke Jerman
TAK terlintas dalam benak Naila Rosyada tentang prestasi nasional. Namun itulah yang terjadi. Kepiawaiannya dalam mewarnai, mampu mengalahkan 1.300 peserta dan menjadi terbaik di wilayah Jawa dan DKI Jakarta.(SHULIKHUL HUDA).SIANG itu siswa-siswi TK Bunaya di Jalan A Yani Gang Perintis terlihat ceria. Dipandu para guru, mereka mengikuti pembukaan lomba mewarnai di internal sekolah. Ada hal spesial dalam pembukaan lomba tersebut. Salah satu siswa Bondowoso terpilih menjadi juara mewarnai nasional. Dialah Naila Rosyada Wahyudi.
Pada pembukaan lomba mewarnai itu, kedua orang tua Nayla diundang untuk menerima penghargaan dari Faber-Castell Internastional Indonesia. Atas kemenangannya, Nayla berhak menerima hadiah jalan-jalan ke Jerman bersama sang Bunda pada Agustus nanti.
Nayla satu-satunya pemenag lomba mewarnai tingkat TK se Jawa dan DKI Jakarta. Dia menjadi kampiun Lombar Gambar Nasional Faber-Castell dengan tema "Dunia Impian Ku. Dari seluruhn Indonesia, hanya ada tiga pemenang tingkat TK. Selain naila yang menjadi perwakilan area wilayah Jawa dan DKI Jakarta, dua pewakilan lainnya berasal dari Sumatera dan Indonesia Timur.
Untuk Sumatera dimenangkan Kynara Sheisha Siartejo Bening dari TK Ekadyasa, Tanjung Pinang dan untuk Indonesia Timur dimenangkan oleh Cristine Daniella Elvira Londong dari TK Angkasa 2 BJB Banjarbaru.
Rupanya, keberhasilan putri dari pasangan MWahyudi dan Dhikriyah Subhanah ini bukan pertama kalinya. Dia sudah berulang kali menjadi juara lomba mewarnai. Hanya saja, prestasi yang terbesar adalah pada lomba yang diadakan Faber-Castell Internastional Indonesia, "Seperti pada lomba mewarnai yang diadakan Senyum media dan TK Islamku, Naila selalu menjadi juara satu," tegasnya Wahyudi.
Banyak Jurai Lomba
Dengan prestasi yang diperolehnya, Naila merasa masih tidak puas. Dia ingin mengembangkan bakatnya lebih tinggi. Nantinya tidak hanya mewarnai, namun juga ingin bagus menggambar dan melukis. "Saya memang suka mewarnai, kedepan saya ingin menggambar" tutur siswa yang menyukai warna merah muda tersebut.
Dalam lomba gambar Nasional yang di adakan Faber-Castell itu, Naila menggambarv dengan tema Duni Impianku. Di sana dia mengeksplore imajinasi tentang warna. Pada lomba tingkat awal, dia mengikuti lomba di Gedung Sutardjo Unej bersama peserta lainnya. Ternyata, dari 1.300 lebih peserta dari Jember, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, Naila menjadi yang terbaik.
Karya Naila akhirnya dilombakan dengan para juara 1 di Jawa dan DKI Jakarta. Di tingkat ini, karya Naila terpilih menjadi yang terbaik. Keberhasilan in,membuat Naila, bisa menghadiahkan ibunda tercintanya jalan-jalan ke Jerman. "Saya suka menggambar, dan saya senang bisa menag," tutur lugunya.
Kepiawaian Naila, selain pembelajaran dari orang, rupanya juga karena mengikuti les mewarnai. Di sela-sela sekolah dan ngaji, Naila diikutkan les mewarnai oleh kedua orang tuanya. Hasilnya, Naila terlatih mengekspresikan pikirannya dalam bentuk mewarnai.
Sebagai orang tua, Wahyudi merasa sangat bangga. Kini keluarga ini sedang mengurus paspor untuk ke luar negri. Karena hanya satu orang saja orang tua yang mendampingi, nantinya yang ikut terbang ke Jerman adalah ibunya. "Semoga ini bukan terakhir kalinya, para putra-putri Bondowoso lainnya bisa mempersembahkan prestasi yang sama-sama luar biasa," kata Wahyudi yang juga guru olahraga MAN Bondowoso ini. (wah)
Sumber: Jawa Pos Radar Ijen, 06 Juni 2016
ditulis oleh : (yn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar