Jumat, 03 Februari 2017

Perjuangan Rida Syamsiah Menjadi Guru Berprestasi Jawa Timur


Terobosan Pembelajaranm, Unggul dalam Banyak Kriteria

PENGHARGAAN guru berprestasi merupakan predikat yang diberikan kementrian pendidikan untuk para guru yang terbaik. Guru yang mendapat predikat itu, tentu bukanlah seorang guru biasa. Dan tahun ini, Rida Syamsiah, putri asli Bondowoso berhasil menjadi juara tingkat provinsi.


SHOLIKHUL HUDA

RATUSAN siswa SMPN 3 Bondowoso pagi itu tengah berdandan rapi dengan busana yang beragam. Ada yang menyuguhkan busana adat dan yang menyuguhkan busana muslim dan muslimah. Diantaranya mereka, beberapa guru terlihat sedang Kesiswaan Rida Syamsiah.

Mencari Waka Kesiswaan, sangat gampang. Sebab sudah beberapa hari ini, fotonya tergampang di spanduk ucapan selamat yang dibuat sekolahan. Ucapan selamat itu diberikan karena keberhasilannya meraih predikat terbaik tingkat Jawa Timur. Rida dinobatkan menjadi juara guru berprestasi, setelah mengalahkan 36 kab/kota se Jawa Timur yang mengikuti nominasi guru berprestasi.

Selama ini, ternyata Rida adalaha guru yang terkenal rajin. Sedikitnya, ada tiga prestasi tingkat nasional yang telah diraihnya. Yang paling mengesankan, dia sempat menerima tanda kehormatan Satyalancana pendidikan dari presiden pada 2014. Selain itu dia pernah menjadi juara 1 nasional Forum Ilmiah Guru yang diadakan Kemendikbud.

Mengabdi dan Memberikan yang Terbaik Bagi Bondowoso 

"Saya juga menjadi finalis lomba inovasi pembelajaran pada ajang nasional SMAN 2 Bondowoso tersebut

Khusus untuk ajang guru berprestasi, hampir setiap tahun dirinya ikut. Namun selama ini hanya berhasil sampai tingkat kabupaten. Di kabupaten, guru yang telah menyelesaikan studi  S2 di Universitas Fresik ini sudah beberapa kali meraih juara satu. Namun tahun nin, harapnya tercapai, dia menjadi juara guru berprestasi tingkat provinsi. Keberhasilan itu setelah dirinya bisa mengalahkan peserta 35 kabupaten dan kota laindi Jawa Timur.

Keberhasilan itu, karena dia bisa mendapat nilai bagus pada beberapa kriteria penilaian. Diantaranya penilaian tentang kreteria pedagogik, psikotes,wawancara, dan presentasi karya tulis ilmiah. "Saya membuat karya tulis tentang Media Bukakomiku," jelas alumnus IKIP Malang Tersebut.

Media Bukakomiku adalah kepanjangan dari Buku Saku Kartu Domino sistem Koordinasi dan Kuis Tebak Gambar. Media ini semacam media belajar sambil bermain. Anak-anak yang masih suka bermain, diberi permainan hyang didalamnya mengandung pelajaran. Upaya ini dianggap lebih ampuh sebagai media pemahaman seorang siswa.

Dijelaskan , media seperti sistem kartu domino. Dimana ada pertanyaan dan ada jawaban yang sambung-menyambung. sehingga ketika terkuat semua, bentuknyaseperti tatanan kartu dalam permainan domino. "Di atas sisi pertannyaan, dan dibawah sisi jawaban," jelas perempuan yang htinggal di Jalan Brigpol Sudarlan, Nangkaan, Bondowoso tersebut.

Tentunya, nilai predikat juara Guru Berprestasi itu tidak hanya dari satu kreteria tersebut. Sebab masih ada penilaian kompetensi guru dan sebagainya. Namun dalam seluruh penilaian, Rida sangat percaya diri. Akhirnya dia menjadi yang terbaik dan akan menjadi wakil Jawa Timur di ajang Guru Berprestasi Nasional pada Agustus nanti." Saja ke Jakarta," ungkapnya.

Bagi Rida, prosefi sebagai guru sudah menjadi pssion, sebab sejak menjadi guru pada 1996 lalu, dia sangat senang berada di tengah-tengah siswa. Apalagi dirinya kini menjadi wakil kepala sesiwaan. Selama ini, anak-anak yang dibimbingnya juga sudah ada yang berprestasi. "Alhamdulillah, anak-anak juara 2 dalam LKTI yang diadakan oleh Pespusda," tuturnya..

Dia sadar, prestasi itu tidak hanya muncul dari dirinya. Tetapi berkat dorongan orang-orang sekitarnya. Karena itu, dia meminta doa kepada masyarakat Bondowoso agar bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi. "Intinya, kami ingin mengabdi dan ingin memberikan yang terbaiuk bagi Bondowoso, pungkasnya. (wah)


Sumber : Jawa Pos Radar Ijen 11 Juni 2016
Ditulis Oleh : (IS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar